
angan bingung cari bank untuk penempatan Deposito.
Berikut cara memilih Bank untuk Deposito
1.Cek Reputasi Bank
Apakah memiliki likuiditas baik, layanan baik, apakah memenuhi standar Bank Indonesia atau tidak, berada dibawah pengawasan OJK atau tidak dan simpanannya terjamin LPS atau tidak.
2. Bandingkan Suku Bunga Deposito
Apakah suku bunganya melewati batas yang dijamin LPS atau tidak, cek suku bunga dari bank bank yang memiliki reputasi bagus, kemudian bandingkan suku bunga yang ditawarkan.
3. Pilih Jangka Waktu Deposito
Jangka waktu penempatan sebulan, tiga bulan, enam bulan atau setahun biasanya memiliki suku bunga berbeda. Pastikan anda mendapat informasi ketentuannya dan sesuaikan dengan dana yang anda miliki.
4. Pertimbangkan Biaya Lain-Lain
Selanjutnya anda perlu perhatikan biaya lain - lain. Mulai dari prosentase pajak, biaya pinalty jika mencairkan simpanan sebelum jatuh tempo, biaya transfer bunga, serta biaya pembukaan rekeningnya. Setiap bank memiliki ketentuan masing masing
5. Fitur Deposito dari Bank
Beberapa bank menawarkan fitur deposito yang menarik bagi nasabahnya. Misal deposito dapat dijadikan agunan, bunga dapat dipakai untuk angsuran, pencairan bunga dapat diberikan di awal, atau pemberian souvenir setiap penempatan.
6. Mekanisme Pencairan Dana
Yang terakhir perlu diketahui bagaimana mekanisme pencairan dana deposito nanti. Apakah harus datang ke kantor, bagaimana syarat untuk pengambilannya. Pastikan mekanismenya mudah dan aman.
Semoga tips dari Artha Sari bermanfaat untukmu.